Mon. Apr 6th, 2020

Majalah Wisata

News | Travel | Experience

Ayo Liburan, Ini Dampak Liburan untuk Kesehatan Mental

2 min read

Setiap orang memiliki persepsi berbeda saat mendengar kata liburan. Apapun persepsinya, kata liburan selalu identik dengan perasaan senang, semangat, dan bahagia. berikut lima alasan mengapa liburan bagus untuk kesehatan mental mu.

1. Penghilang stres yang baik

Liburan selalu identik sebagai sarana penghilang stres.

Pernyataan ini diukung oleh Dr. Tamara McClintock Greenberg, psikolog klinis yang berbasis di San Francisco dan penulis Psychodynamic Perspectives on Aging and Illness.

Menurutnya, tekanan pekerjaan dan tuntutan sehari-hari dapat mengalihkan kita dari apa yang kita anggap benar-benar bermakna dan menarik.

Jadi, istirahat dari keramaian dan hiruk pikuk sehari-hari sangat penting bagi pikiranmu untuk rileks, dan mengembalikan mood-mu.

2. Membantu menemukan kembali dirimu

Penulis Patrick Rothfuss berkata, “Jalan yang panjang dapat mengajarimu lebih banyak tentang dirimu daripada seratus tahun yang sunyi.” Wisata ke luar negeri, dapat membantumu mengevaluasi kembali dan menemukan kembali kehidupanmu. Liburan bisa memperluas pemikiran lebih dari yang kamu kira.

Selain itu, pelajaran berharga yang dapat kamu pelajari sepanjang jalan memperluas perspektifmu dan membuatmu lebih sadar dan terbuka terhadap hal-hal baru.

3. Meningkatkan kebahagiaan dan kepuasan

Bepergian memberimu kesempatan untuk menjauh dari kesibukan sehari-hari.Peristiwa dan pengalaman baru membantumu memperbaiki otak, meningkatkan mood dan kepercayaan diri.

Menurut sebuah studi dari Universitas Cornell, antisipasi perjalanan dapat meningkatkan kebahagiaanmu secara substansial, bahkan lebih dari rasa bahagia saat mendapatkan sesuatu yang nyata, seperti mobil baru.

4. Membuatmu tangguh secara mental

Pergi dan tinggal di suatu tempat di mana kamu merasa bersemangat dan terintimidasi pada saat yang sama dapat membantumu menguatkan mental dan emosional.

Selain itu, menghadapi kesulitan di lingkungan yang tidak dikenal memaksa kamu untuk belajar dan beradaptasi dengan kehidupan yang berada di luar zona nyaman. Ini membuat kamu lebih fleksibel, sabar dan kuat secara emosional.

5. Meningkatkan kreativitas

Menurut Adam Galinsky, seorang profesor di Sekolah Bisnis Columbia, mengunjungi tempat asing dan menenggelamkan diri ke lingkungan yang dikunjungi.

Menurutnya, kegiatan seperti menghadiri perlombaan ‘perahu ular’ di India Selatan atau makan tarantula renyah di Kamboja bisa meningkatkan fleksibilitas kognitif.

Liburan juga meningkatkan kedalaman dan keterpaduan pemikiran yang disebabkan dorongan kreativitasmu.

Meskipun, penting untuk dicatat bahwa bepergian merangsang kreativitas hanya ketika kamu terlibat dengan budaya lokal tempat itu. ��s��

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.