Mon. May 25th, 2020

Majalah Wisata

News | Travel | Experience

Hendry Husada – Potensi Luar Biasa Bisnis Hotel Syariah

2 min read

Bisnis perhotelan sangat prospektif dalam 10 tahun terakhir. Diprediksikan pada 2023, Indonesia akan memiliki 256.000 unit kamar dari total 2.400 hotel. Pertumbuhan industri pariwisatan pun menunjukan perkembanban memarik. Mengutip data BPS, pada 2015 jumlah kunjungan wisman tercatat mencapai 10.406.759 orang, melebihi target yang Pemeritah canangnya 10 juta wisman.

Dengan mayoritas penduduknya yang muslim serta keindahan alam serta destinasi wisata Islami yang beragam, menjadikan Indonesia destinasi wisata halal dunia. Pengusaha perhotelan Henry Husada menangkap ini sebagai peluang. Melalui bendera Kagum Group, Henry memperluas kapasitas bisnis hotelnya dengan mengepakkan sayap ke berbagai kota di Indonesia melalui hotel syariah.

“Sektor perhotelan di Indonesia masih sangat menarik dan berpeluang bagus ke depannya,” ungkap Henry Husada, Chairman dan CEO Kagum Group. Seiring dengan peluang yang ada, persaingan pun semakin sengit.

Lihat saja pemain internasional dan jaringan lokal pun semakin agresif menyerbu pasar perhotelan di Tanah Air. Sejumlah pemain raksasa makin ekspansif mengembangkan hotel di sejumlah kota di Indonesia. Agresivitas pemain dunia diakui Henry justru membuat dirinya semakin tertantang untuk menawarkan sesuatu yang baru di dunia perhotelan. Bagi Henry, deferensiasi sangat menentukan keberhasilan sebuah produk di pasaran. Begitu juga dengan hotel. Sebagai pebisnis yang sudah puluhan tahun malang melintang, Henry dikenal sangat cerdas dalam melakukan berbagai langkah inovasi pengembangan bisnisnya, terutama di bisnis perhotelan. Peningkatan jumlah wisatawan asal negara-negara muslim dan kesadaran masyarakat yang makin religi menginspirasi kelahiran Bandung 1963 ini untuk membesut hotel berkonsep syariah. “Lewat konsep syariah, saya mau menciptakan sesuatu yang baru di pasar. Saya ini senang mencipta. Senang membuat terobosan baru. Memang, itu risiko. Antara berhasil dan tidak berhasil, fifty-fifty,” katanya.

Sejak tahun lalu, Henry mulai menggeber ekspansinya di hotel syariah. Dalam rentang satu tahun, Henry menargetkan empat hotel syariah akan beroperasi. Setelah pada Mei lalu, hotel syariah Grand Seriti Madani Yogyakarta resmi beroperasi, segera menyusul Grand Seriti Madani Bandung, Bandar Lampung, dan hotel syariah Golden Zamzam Bali.

“Tahun depan ditargetkan beroperasi,” tambah Rena Husada, Business Development Kagum Group. Diakui Rena Husada, yang merupakan putri pertama Henry Husada ini, konsep hotel syariah yang dikembangkan Kagum Group memang bukan yang pertama kalinya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.