Fri. Feb 28th, 2020

Majalah Wisata

News | Travel | Experience

Macam – Macam Makanan Khas Bali Yang Sehat Dengan Bahan Dasar Sayuran

3 min read

Liburan ke Bali kurang afdol rasanya kalau tidak berburu Makanan Khas Bali. Di Bali terdapat berbagai macam kuliner yang terbuat dari beraneka macam bahan seperti daging, buah dan sayuran. Makanan khas bali yang terbuat dari sayuran juga begitu unik baik dari segi rasa dan penampilan. Berikut beberapa makanan khas Bali yang berbahan dasar sayuran :

1. Lontong Jukut Serapah

Serapah adalah makanan khas Bali yang adanya hanya di daerah Negara, Kabupaten Jembrana- Bali Barat. Kalau bahasa Bali-nya sayur adalah jukut, maka makanan ini namanya jukut serapah. Kata serapah sendiri yaitu lontong yang berbentuk segitiga besar, kemudian dipotong kecil-kecildan disajikan dengan sayuran seperti daun singkong, bayam, nangka, pepaya dan bunga pisang yang disiram dengan kuah kuning berasal dari kunyit. Tak lupa irisan cabai sebagai pengunggah rasa agar semakin mantap.

2. Serombotan

Serombotan merupakan sajian khas Bali yang berupa sayuran. Terdiri dari kubis, toge dan sayur lainnya yang dimasak setengah matang. Kemudian sehingga menghadirkan cita rasa tersendiri bagi menu yang satu ini. Kuliner khas Klungkung ini menyajikan campuran sayur-sayuran seperti kacang panjang, bayam, kangkung, buncis, terong bulat, tauge, dan pare.

3. Lawar Kuwir

Lawar merupakan makanan khas warga Bali yang menjadi menu utama pada setiap sarana upakara (upacara) keagamaan. Jadi, tidak hanya untuk santapan teman nasi saja. Lawar pun bermacam-macam. Ada lawar ayam, lawar babi, lawar kuwir, hingga lawar penyu. Sebelum dilarang dikonsumsi, lawar upakara di Bali memakai penyu. Sekarang, warga memakai daging kuwir atau daging babi. Katanya, lebih enak lawar kuwir atau lawar babi ketimbang lawar daging ayam. Lawar Kuwir mengandung arti sebagai makanan berbahan daging bebek entok. Nama Lawar Kuwir sendiri terdiri dari dua kata, yaitu kata Lawar dan Kuwir. Kata Lawar berarti campuran daging yang dicampur dengan berbagai macam sayuran, sedangkan Kuwir jika dilihat dari Bahasa Bali, berarti daging entok. Lawar Kuwir ini bercita rasa pedas.

4. Rujak Bulung

Rujak bulung dibuat dengan rumput laut yang disiram kuah pindang, bercampur dengan bahan lain seperti kedelai goreng dan kelapa parut goreng. Penggunaan rumput laut sebagai rujak bukan tanpa alasan, mengingat daerah asalnya yaitu Kelurahan Serangan adalah salah satu penghasil rumput laut, sehingga untuk memanfaatkan melimpahnya rumput laut selain untuk diekspor, juga untuk dikonsumsi dalam bentuk rujak bulung ini. Rumput laut yang dipakai adalah yang bewarna hijau dengan kandungan serat tinggi, sehingga banyak masyarakat menyukainya.

Dalam menyajikannya, rujak bulung ini juga ditambah dengan sambal yang dibuat dari bahan baku utamanya, yaitu cabai rawit serta bumbu-bumbu lain. Selain itu, ada juga potongan kupat yang menemani rumput laut rebus pada satu porsinya, karena memang rumput laut bukan makanan utama, melainkan pendamping, salah satunya adalah makanan pendamping ketupat.

5. Bubur Injin

Bubur Injin adalah jajanan khas Bali yang terbuat dari ketan hitam. Yang membuat Bubur Injin berbeda dengan bubur ketan hitam di wilayah lainnya adalah terdapat potongan buah nangka yang melengkapi kudapan ini. Pada umumnya, Bubur Injin dimakan sebagai hidangan penutup. Namun, bisa juga mengonsumsi jajanan ini untuk sarapan pagi. Manisnya ketan hitam dan buah nangka akan melebur jadi satu di dalam mulut Anda.

6. Jukut Ares

Jukut ares adalah nama salah satu masakan di Bali yang bahan dasarnya menggunakan batang pisang (gedebong). Jukut artinya: sayur, Ares  adalah batang pisang.

Jukut Ares sama seperti lawar, bukan sayur yang dimasak dan dinikmati kapan saja oleh masyarakat Bali, melainkan di hari-hari istimewa saja.

Jukut Ares biasanya dimasak, oleh orang Bali, di saat-saat pelaksanaan suatu upacara atau Yadnya karena pada saat Upacara atau Yadnya dilangsungkan, orang Bali biasanya memotong “Siap” (ayam) atau “kuir” (bebek/dolong/entog).

7. Jukut Urab

Salah satu jenis urapan yang khas dari pulau Bali adalah jukut urab dengan penampilan hampir mirip dengan urapan sayur dari Jawa. Dalam satu porsi jukut urab, nantinya akan diisi dengan sayuran berupa kacang panjang, tauge, bayam, dan wortel kemudian diberi bumbu. Perbedaan antara urapan yang ada di Jawa dengan jukut urab terletak pada bumbu tersebut, karena jukut urab akan diberi perasan jeruk nipis dan ada kacang goreng yang menemaninya. Kalau soal rasa, yang jukut urab terkesan lebih memiliki rasa pedas, karena akan diberi bumbu berupa cabai begitu banyak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.