Mon. May 25th, 2020

Majalah Wisata

News | Travel | Experience

Pura Lempuyang Tempat Nan Indah Dengan Berbagai Aktivitas Yang Dapat di Lakukan

3 min read

Pura Lempuyang Luhur salah tempat suci bagi umat Hindu, pura berlokasi wilayah bagian Timur pulau dewata tepatnya di Kabupaten Karangasem Bali. Pura Lempuyang Luhur juga menjadi tempat wisata dan tujuan tour wisatawan. Dalam peta wisata Bali, pura Lempuyang Luhur menjadi tujuan mendaki yang cukup menarik bagi wisatawan, terutama mereka yang menginap di wilayah Bali Timur seperti Amed, Trtagangga dan Candidasa, karena lokasinya berdekatan. 

Tempat Yang Indah Untuk Berswafoto

Sebelum anda mendaki dan tiba di pura Lempuyang Luhur, maka terlebih dahulu akan tiba di Pura Penataran Agung Lempuyang. Sebuah pura yang menjadi destinasi wisata hits dan tujuan tour populer di pulau Dewata Bali. Pura Penataran Agung Lempuyang ini terletak di lereng Gunung Lempuyang, dengan latar belakang panorama Gunung Agung yang memukau dan instagramable, sehingga saat ini pura Penataran Agung ini begitu terkenal di kalangan wisatawan, sehingga menjadi tujuan tour wajib di kawasan Bali Timur (Karangasem).

Kembali lagi ke Pura Lempuyang Luhur, di samping sebagai tempat suci, Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur memiliki keunikan tersendiri seperti kemurnian alamnya, terutama kawasan hutan, tidak terjamah sehingga keindahan lembah, serta pesisir Bali Timur, terlihat menakjubkan. Pohon-pohon tropis tumbuh subur, cocok menjadi paru-paru Pulau Dewata.sehingga setelah anda wisata di Pura Penataran Agung anda bisa melakukan pendakian ke Pura Lubur Lempuyang.

Wisatawan yang gemar wisata trekking, melakukan perjalanan mendaki ke Pura Luhur Lempuyang akan memberikan sensasi dan pengalaman indah, unik serta menantang ada beberapa jalur pendakian menuju puncak, jika mau lebih gampang, sudah disediakan di jalur utama dengan tangga berundak, biasa juga digunakan oleh umat Hindu sebagai jalur persembahyangan. Susun agenda tour anda mengunjungi objek wisata kawasan Kabupaten Karangasem.

Sejarah

Awal perjalanan dimulai dengan kelokan disertai tanjakan, tempat yang pertama dapat kita kunjungi adalah Pura Lempuyang Madya termasuk Pura Dang Kahyangan. Soal status yang kasungsung (dipuja) oleh umat Hindu di pura tersebut diyakinkan adalah Ida Batara Empu Agenijaya dan Empu Manik Geni.

Beliau, Empu Agenijaya bersaudara tujuh, diantaranya Mpu Kuturan, Mpu Baradah serta Mpu Semeru. Sementara palinggih yang ada diantaranya palinggih bebaturan linggih Batara Empu Agenijaya sareng Empu Manikgeni, Gedong Tumpang Siki (satu), dua dan tiga, Manjangan Saluang, Sanggar Agung, Bale Pawedaan, serta Bale Pesandekan.

Trekking

Bagi wisatawan yang ingin melakukan perjalanan tour serta ikut wisata trekking, ingin melihat keindahan dari Puncak Gunung Lempuyang / Bukit Bisbis menuju Pura utama Sad Kahyangan Lempuyang Luhur di puncak kita harus menapaki lebih dari 1.700 (seribu tujuh ratus) anak tangga, pada saat menapaki jalan ke puncak inilah kita disuguhi suasana menyegarkan.

Udara sejuk dari hutan masih alami, suara-suara satwa dan pemandangan alam Kabupaten Karangasem memang memukau,dan lebih unik. Perlu usaha extra untuk menuju puncak, rimbuhan belukar bertebaran diantara pohon-pohon tropis, kicauan burung di alam bebas, dan kera-kera liar tampak bergelantungan,  suguhan tersebut menjadi hiburan saat perjalanan.

Tangkil

Bagi umat Hindu yang hendak tangkil (datang sembahyang) ke Pura Sad Kahyangan Lempuyang Luhur, dan juga para pelancong dengan tujuan wisata, beberapa hal layak dipersiapkan adalah ketahanan fisik, dan tentu saja hati tulus suci. Untuk umat Hindu persembahyangan ke pura Lihur Lempuyang tentulah butuh usaha ekstra, karena harus menapaki tangga menanjak sampai ribuan anak tangga.

Bagi umat atau bahkan wisatawan yang mendaki ke pura Lempuyang luhur, maka sejumlah pantangan patut kita patuhi yaitu tak boleh berkata kasar saat perjalanan, orang cuntaka (seperti ada keluarga meninggal), wanita haid, menyusui, anak yang belum tanggal gigi susu sebaiknya jangan dulu masuk pura atau bersembahyang ke pura setempat, membawa atau makan daging babi juga tidak diperbolehkan. Warga Hindu melakukan perjalanan spiritual ke Pura ini perlu  keikhlasan, konon pantang mengucapkan kata “lelah”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Copyright © All rights reserved. | Newsphere by AF themes.